Oborselebes.com, Gorontalo – Sektor transportasi laut di Provinsi Gorontalo mengalami dinamika berbeda pada November 2025. Menurut Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat tercatat 2.702 orang, turun 9,84 persen dibandingkan Oktober 2025 yang sebanyak 2.997 orang.
Penurunan juga terjadi pada penumpang yang datang, yakni 2.705 orang atau turun 12,91 persen dibanding bulan sebelumnya.
Meski pergerakan penumpang menurun, sektor angkutan barang menunjukkan performa positif. Volume barang yang dimuat kapal laut pada November 2025 mencapai 52.382 ton, naik 17,75 persen dibanding Oktober 2025 sebesar 44.488 ton. Sementara barang yang dibongkar di pelabuhan Gorontalo melonjak menjadi 94.719 ton, meningkat 23,05 persen dari bulan sebelumnya.
Dwi Alwi Astuti menambahkan, jika dilihat secara kumulatif Januari–November 2025, volume barang yang dimuat tercatat 599.491 ton, menurun 4,18 persen dibanding periode sama 2024 (625.626 ton). Begitu pula barang yang dibongkar, 946.721 ton, turun 3,65 persen dari tahun sebelumnya (982.617 ton).
“Secara bulanan, kenaikan angkutan barang menunjukkan geliat ekonomi di pelabuhan Gorontalo. Namun secara tahunan, ada sedikit penurunan yang perlu diperhatikan,” ujar Dwi Alwi Astuti dalam rilis Berita Resmi Statistik pada Senin (5/1/2026).
Data ini memperlihatkan perbedaan tren antara mobilitas penumpang yang menurun dan arus logistik yang meningkat, menjadi catatan penting bagi pengelola pelabuhan dan pihak terkait untuk menyesuaikan layanan serta strategi pengangkutan.
sumber: Infopublik.id

