Close Menu
Obor Selebes – AKtual,Informatif,TerpercayaObor Selebes – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Wisata
Facebook X (Twitter) Instagram
Obor Selebes – AKtual,Informatif,TerpercayaObor Selebes – AKtual,Informatif,Terpercaya
  • Home
  • Nasional

    Tol Laut Jaga Stabilitas Harga Sembako di Maluku Barat Daya, Dua Trayek Aktif Layani Distribusi 2026

    Februari 12, 2026

    Gorontalo Ajukan Tiga Lokasi Strategis untuk Pembangunan Sekolah Garuda di Boalemo

    Februari 11, 2026

    DPPPA-PMD Gorontalo Tegaskan Sekolah Harus Aman dari Kekerasan dan Perundungan

    Februari 10, 2026

    Wagub Gorontalo: Amalan Ramadan Harus Terus Hidup dalam Kehidupan Sehari-hari

    Februari 9, 2026

    Gerakan Indonesia ASRI, Pemko Batam Siap Gelar Gotong Royong Massal Antisipasi Banjir 11 Februari

    Februari 8, 2026
  • Daerah

    Wali Kota Tidore: Purna Bakti Guru Bukan Akhir Pengabdian, tetapi Awal Babak Baru Kehidupan

    Februari 12, 2026

    Pemprov Gorontalo Fokuskan Bantuan Pangan 2026 untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas

    Februari 11, 2026

    Pemprov Gorontalo Padukan Sosialisasi Gorontalo Islamic Center dengan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

    Februari 10, 2026

    Dinkes P2KB Gorontalo Ajak Tenaga Kesehatan Berinfak untuk Pembangunan Masjid GIC via QRIS

    Februari 9, 2026

    BIOTA Gorontalo Gelar Sensus Burung Air Asia di Danau Limboto, Ratusan Burung Tercatat

    Februari 8, 2026
  • Olahraga

    ATR/BPN Melaju ke Semifinal Kejuaraan Bulutangkis HUT ke-54 KORPRI

    Januari 18, 2026

    PSM Makassar Tiga Kali Tumbang Beruntun, Konsistensi dan Bola Udara Jadi PR Mendesak

    Januari 6, 2026

    Persib Bandung Tantang Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2, Jaga Asa Wakili Indonesia di Asia

    Desember 31, 2025

    Persib Bandung Bidik Puncak Klasemen Saat Hadapi PSM Makassar di GBLA

    Desember 29, 2025

    Dewa United Tantang Bali United di Gianyar, Jan Olde Bidik Kemenangan pada Laga ke-100

    Desember 29, 2025
  • Pendidikan

    Wali Kota Tidore: Purna Bakti Guru Bukan Akhir Pengabdian, tetapi Awal Babak Baru Kehidupan

    Februari 12, 2026

    Gorontalo Ajukan Tiga Lokasi Strategis untuk Pembangunan Sekolah Garuda di Boalemo

    Februari 11, 2026

    DPPPA-PMD Gorontalo Tegaskan Sekolah Harus Aman dari Kekerasan dan Perundungan

    Februari 10, 2026

    Pemprov Gorontalo Padukan Sosialisasi Gorontalo Islamic Center dengan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

    Februari 10, 2026

    BIOTA Gorontalo Gelar Sensus Burung Air Asia di Danau Limboto, Ratusan Burung Tercatat

    Februari 8, 2026
  • Wisata

    BIOTA Gorontalo Gelar Sensus Burung Air Asia di Danau Limboto, Ratusan Burung Tercatat

    Februari 8, 2026

    Agus Budi Rahmanto: Pelayanan Berbasis Budaya Adalah Modal Terkuat Pariwisata Yogyakarta

    Januari 26, 2026

    Pontianak Kembali Jadi Tuan Rumah Event Nasional, Daya Tarik Kota Toleran Makin Kuat

    Januari 19, 2026

    Menhub Dudy Cek Stasiun Yogyakarta, Arus Penumpang Nataru Naik 10 Persen

    Januari 2, 2026

    Horison Emerald Timoho Yogyakarta Hadirkan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Bertema “Emerald Harmony of Flavors”

    Desember 24, 2025
Facebook X (Twitter) Instagram
Obor Selebes – AKtual,Informatif,TerpercayaObor Selebes – AKtual,Informatif,Terpercaya
You are at:Beranda » KKP Fokus Kembangkan Desa Wisata Bahari untuk Tingkatkan Ekonomi Pesisir
Berita Unggulan

KKP Fokus Kembangkan Desa Wisata Bahari untuk Tingkatkan Ekonomi Pesisir

OborSelebesBy OborSelebesFebruari 10, 202503 Mins Read
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus optimalkan Desa Wisata Bahari untuk mendukung ekonomi biru dan keberlanjutan ekosistem laut, sekaligus memberdayakan masyarakat pesisir Indonesia. foto : KKP.go.id
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Kilas, 10 Februari 2025 – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berkomitmen untuk mengembangkan sektor ekonomi biru dengan fokus pada pengembangan Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari), yang menjadi prioritas utama dalam pemerintahan Presiden Prabowo. Program ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi wisata bahari yang dimiliki Indonesia, serta memberdayakan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, Direktorat Jasa Kelautan yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (Ditjen PKRL) telah melaksanakan berbagai program strategis yang mendukung pertumbuhan Desa Wisata Bahari. Hingga akhir 2024, sebanyak 108 kawasan desa pesisir telah menerima bantuan sarana wisata bahari, yang mencakup berbagai infrastruktur pendukung untuk meningkatkan daya tarik wisata.

Kemenparekraf Dukung Konser Musisi Irlandia Niall Horan di Jakarta

Peraturan dan Program Terstruktur

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut, Victor Gustaaf Manoppo, menjelaskan bahwa sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 93 Tahun 2020 tentang Desa Wisata Bahari, pengelolaan program ini menjadi lebih terstruktur. Menurutnya, konsep Dewi Bahari mengintegrasikan berbagai elemen penting seperti pengelolaan wisata berbasis masyarakat, pelestarian kearifan lokal, upaya konservasi alam, serta penguatan kewirausahaan di sektor wisata.

“Desa Wisata Bahari bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Lebih dari itu, program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir agar dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap Victor Gustaaf Manoppo.

Dukungan KKP untuk Pembangunan Desa Wisata Bahari

Direktur Jasa Kelautan, Miftahul Huda, menjelaskan bahwa dukungan dari KKP tidak hanya terbatas pada peraturan, namun juga mencakup pemberian fasilitas fisik yang dibutuhkan untuk pengembangan wisata bahari. Dalam upaya ini, KKP telah menyalurkan berbagai bantuan seperti perahu, alat snorkeling, kios kuliner, dan peralatan selam. Selain itu, pelatihan pengelolaan usaha juga diberikan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola desa wisata secara lebih profesional.

“Program Dewi Bahari telah menunjukkan hasil yang signifikan. Hingga tahun 2024, sebanyak 23 Desa Wisata Bahari telah ditetapkan melalui Keputusan Dirjen PKRL Nomor 53 Tahun 2023. Bahkan, tujuh desa lainnya akan segera ditetapkan sebagai Desa Wisata Bahari tahun ini,” terang Miftahul Huda. Keberhasilan desa-desa ini dalam menarik wisatawan dan menciptakan lapangan kerja baru menjadi bukti nyata dari keberhasilan program ini.

Selain itu, program Dewi Bahari juga melibatkan integrasi usaha lokal seperti kuliner, kerajinan tangan, serta homestay, yang memberikan kontribusi langsung terhadap ekonomi masyarakat setempat. Dengan pendekatan yang berbasis pada pemberdayaan ekonomi lokal, program ini telah berhasil membawa dampak positif pada sektor pariwisata di wilayah pesisir.

Terapkan Konsep Pariwisata Berkelanjutan, Jatiluwih di Bali Siap Terima Kunjungan Delegasi World Water Forum

Pelatihan dan Pengelolaan Berkelanjutan

Untuk memastikan pengelolaan wisata bahari yang berkelanjutan, KKP juga rutin menyelenggarakan pelatihan pengelolaan destinasi wisata secara daring dan luring. Materi pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan wisata, seperti pelayanan prima, diversifikasi produk wisata, pemasaran digital, hingga sertifikasi pemandu wisata. Dengan pelatihan ini, KKP berharap para pengelola desa wisata dapat meningkatkan kualitas layanan mereka dan menjadikan destinasi wisata bahari Indonesia lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Mendukung Ekonomi Biru dan Konservasi Laut

Pengembangan Desa Wisata Bahari merupakan bagian integral dari program ekonomi biru yang digagas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjaga kelestarian ekosistem laut untuk generasi mendatang.

Dengan mendorong pengembangan sektor pariwisata bahari yang berkelanjutan, KKP berupaya menciptakan dampak ekonomi yang positif tanpa mengorbankan kelestarian alam. Desa Wisata Bahari diharapkan menjadi model pengelolaan destinasi wisata yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga ramah lingkungan dan mendukung konservasi laut.

Tag: #DesaWisataBahari, #KKP, #EkonomiBiru, #SustainableTourism, #WisataBahari, #KonservasiLaut, #PemberdayaanMasyarakat, #Keberlanjutan, #PembangunanPesisir, #Indonesia

 

Sumber KKP RI

#DesaWisataBahari #EkonomiBiru #Keberlanjutan #KKP #KonservasiLaut #PembangunanPesisir #PemberdayaanMasyarakat #SustainableTourism #WisataBahari Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
OborSelebes
  • Website

Berita Terkait

Wali Kota Tidore: Purna Bakti Guru Bukan Akhir Pengabdian, tetapi Awal Babak Baru Kehidupan

Februari 12, 2026

Tol Laut Jaga Stabilitas Harga Sembako di Maluku Barat Daya, Dua Trayek Aktif Layani Distribusi 2026

Februari 12, 2026

Gorontalo Ajukan Tiga Lokasi Strategis untuk Pembangunan Sekolah Garuda di Boalemo

Februari 11, 2026
Berita Terbaru

Wali Kota Tidore: Purna Bakti Guru Bukan Akhir Pengabdian, tetapi Awal Babak Baru Kehidupan

Februari 12, 2026 Berita Unggulan

Tol Laut Jaga Stabilitas Harga Sembako di Maluku Barat Daya, Dua Trayek Aktif Layani Distribusi 2026

Februari 12, 2026 Berita Unggulan

Gorontalo Ajukan Tiga Lokasi Strategis untuk Pembangunan Sekolah Garuda di Boalemo

Februari 11, 2026 Berita Unggulan
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
© 2019 oborselebes.com - All Right Reserved.
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.