JAKARTA, oborselebes.com – Komite Disiplin PSSI resmi mengumumkan sanksi terhadap sejumlah pemain dan klub Pegadaian Championship 2025/2026 akibat pelanggaran di lapangan maupun di tribun. Keputusan sidang tanggal 21 November 2025 ini meliputi larangan bermain, denda, hingga tindakan disipliner terhadap suporter.
Beberapa sorotan utama antara lain:
-
Ahmad Wahyudi (Deltras FC)
-
Pertandingan: PS Barito Putera vs Deltras FC (16/11)
-
Pelanggaran: Menyikut pemain lawan, kartu merah langsung
-
Sanksi: Larangan bermain 2 pertandingan tambahan, denda Rp5.000.000
-
-
Makan Konate (Adhyaksa FC Banten)
-
Pertandingan: FC Bekasi City vs Adhyaksa FC Banten (18/11)
-
Pelanggaran: Menginjak pemain lawan, kartu merah langsung
-
Sanksi: Larangan bermain 2 pertandingan tambahan, denda Rp5.000.000
-
-
Muhammad Zidan Khairullah Rahmadhany (PSPS Pekanbaru)
-
Pertandingan: PSMS Medan vs PSPS Pekanbaru (19/11)
-
Pelanggaran: Tekel keras, kartu merah langsung
-
Sanksi: Larangan bermain 3 pertandingan, denda Rp5.000.000
-
Selain pemain, sejumlah klub juga dikenai denda:
-
Persiba Balikpapan: Membawa hanya 1 set seragam saat MCM, denda Rp15.000.000
-
Persiku Kudus: Suporter hadir sebagai penonton klub tamu, denda Rp12.500.000
-
Sriwijaya FC: Penyalaan flare dan pelemparan botol di lapangan, denda Rp30.000.000 + masuknya penonton ke area lapangan dan lorong ruang ganti, denda Rp30.000.000
-
PSPS Pekanbaru: Terlambat masuk lapangan babak kedua, denda Rp50.000.000
Sidang ini menegaskan komitmen PSSI menjaga disiplin di lapangan, keamanan penonton, dan kelancaran kompetisi. Pelanggaran seperti kartu merah langsung, tekel keras, hingga perilaku suporter mendapat perhatian serius demi profesionalisme kompetisi nasional.
Manajer tim dan pemain diharapkan mematuhi regulasi agar kompetisi berjalan lancar dan sportif.
Sumber : pssi.org

